RSUD M. Natsir Hadirkan Inovasi "SIKEREN" untuk Permudah Monitoring Kinerja Pegawai Secara Digital

Solok – RSUD Mohammad Natsir terus melakukan transformasi digital dalam tata kelola rumah sakit melalui inovasi SIKEREN (Sistem Informasi Kinerja Onlen). Inovasi ini dikembangkan sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan kinerja pegawai sekaligus mendukung penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di lingkungan rumah sakit.

SIKEREN lahir dari kebutuhan akan sistem pelaporan kinerja yang lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Sebelumnya, proses penyusunan dokumen kinerja masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama, berpotensi terjadi kesalahan administrasi, serta menyulitkan proses monitoring dan evaluasi oleh pimpinan. Dengan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencapai lebih dari 500 orang, diperlukan sebuah sistem yang mampu mengintegrasikan seluruh proses pelaporan kinerja dalam satu platform digital.
Melalui SIKEREN, seluruh pegawai dapat menginput berbagai dokumen kinerja seperti Perjanjian Kinerja, Rencana Aksi, hingga Indikator Kinerja Individu secara daring. Seluruh data tersimpan dalam satu sistem sehingga memudahkan proses penelusuran dokumen sekaligus meminimalkan risiko kehilangan arsip.
Tidak hanya berfungsi sebagai media pelaporan, SIKEREN juga menjadi instrumen bagi manajemen rumah sakit dalam melakukan monitoring dan evaluasi kinerja secara lebih objektif. Informasi yang tersedia dapat diakses secara real time sehingga memudahkan direksi dalam mengambil keputusan berdasarkan data yang akurat.
Pengembangan SIKEREN kini memasuki versi kedua dengan berbagai fitur yang semakin lengkap. Sistem ini tidak hanya memuat dokumen kinerja pegawai, tetapi juga menyediakan informasi strategis dari berbagai unit kerja. Bidang pelayanan, misalnya, menampilkan capaian indikator layanan, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), jumlah kunjungan pasien, hingga jadwal praktik dokter. Sementara itu, bagian keuangan menyediakan berbagai dokumen perencanaan, laporan evaluasi, serta informasi realisasi fisik dan keuangan. Di bidang umum dan SDM, tersedia data pegawai, pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, promosi kesehatan, hingga berbagai standar operasional prosedur rumah sakit.
Keunggulan lain dari SIKEREN adalah seluruh proses pengembangan dilakukan oleh tim internal RSUD Mohammad Natsir melalui kolaborasi antara Tim Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dengan Bagian Perencanaan dan Anggaran. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa inovasi digital dapat lahir dari pemanfaatan sumber daya yang dimiliki rumah sakit tanpa bergantung pada pihak eksternal.
Melalui inovasi ini, RSUD Mohammad Natsir berharap budaya kerja yang lebih efektif, transparan, dan berbasis teknologi dapat terus berkembang. SIKEREN diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan tata kelola rumah sakit yang semakin profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan digital, sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.